Thursday, January 17, 2013

Terima Kasih Mama Dan Papa

Selama ini apa yang aku perbuat hanya kesalahan dan kesalahan lagi. Sudah berapa banyak dosa yang telah ku terima atas semua perbuatan ku. Tapi terkadang kita tetap melakukan kesalahan yang sama bahkan jauh lebih buruk setealah permintaan maaf telah kita ucapakan.

Mengarungi perahu dengan kapten yang memahami seluk beluk gelombang kehidupan apa lagi yang memahami rute dan tak kenal takut dalam menghadapi rintangan. Mungkin itulah gambaran sosok seorang ayah di mata ku, beliau begitu kuat menahan semua ujian dalam hidup ini dari yang terkecil sampai yang teringan. Apa pun akan di lakukan demi kebahagian keluarganya. Setiap bulir keringat yang dia keluarkan terlihat betapa dia memperjuangkan semua untuk keluarga. Tak jarang kekuatannya lemah bila salah satu anggota keluarga yang disayangin mengalami hal yang tidak ia ingin. Begitu kuat bahu yang belia punya, mampu mengangkay beban keluarga dan betapa hebatnya punggungnya untuk memikul semua cobaan hidup.  Papa ku tercinta airmata ini tak'kan mata membalas jasa mu yang telah berjuang untuk keluarga kita semua. Papa ku tersayang dengan apa aku bisa membalas semua ilmu. pengalaman serta curahan kasih sayang yang telah engkau beri untuk kamu semua. Aku bangga dan bersyukur tuhan masih memberikan aku waktu untuk engkau, untuk aku lihat cerita dan pengalaman yang akan jadi pelajaran dalam aku yang nanti akan menjadi seperti kau.

Menjadi benteng terkahir dalam kerajaan yang di sebut keluarga, dan menjaga semua aset yang tak ternilai yang telah tuhan anugrhi. Itulah gambaran untuk sosok yang paling banyak berjasa dalam kehidupan ku. Mama sembilan bulan kau menjaga aku, susah dan menderita yang kau rasakan saat aku berada dalam rahim suci mu, mempertaruhkan waktu dan tak memperdulikan semua demi menjaga apa yang telah tuhan berikan kepada mu.

Memperaruhkan nyawa pada saat aku akan disambut oleh terangnya matahri pagi dan betapa bahagianya saat kau dengar tangisan pertama ku. Kau berikan aku kehidupan yang nilainya tak ada bandinganya di dunia ini. Dengan apa membalas semua itu, bahkan air di lautan jika di ibaratkan berlian tak kan mampu menggantkan semua yang telah engkau beri, Saat sampai ini aku belum mampu membahagiakan mu, belum mampu membuat mu tertawa, hanya airmata dari semua kesalahan ku yang engkau tanggung.

Papa mama, apa kalian nanti masih di beri kesempatan oleh tuhan untuk melihat kami anak-anak mu bahagia. apa tuhan akan berkenan kalian mengendong cucu-cucu kalian?. Tuhan tolong jadikan aku penjaga untuk mereka di saat mereka sudah renta nanti, jadikan aku pengingat semua kenangan di saat mereka sudah tak ingat lagi kenangan manis keluarga kami. Dan tuhan berikan kebahagian bagi mereka.

MAMA PAPA KAMI ANAK-ANAK MU MAAF SAAT INI HANYA SUSAH YANG KAMI BERI.

SERTAKAN DALAM SETIAP DOA MU KEBAHAGIAN UNTUK KAMI.

Airmata kamu tak sanggup gantikan semua yang sudah kalian beri.


DARI KAMI ANAK-ANAK MU YANG MENCINTAI MU.

No comments:

Post a Comment