Saturday, September 19, 2015

Tempat sampah

Sebagai mahluk sosial kita hidup berdampingan, tapi sebagian dari kita memilih untuk hidup sendiri. dalam hidup saya, saya kadang bertanya saya ada untuk apa?saya ada untuk siapa?dan saya ini siapa?.

Setiap manusia ada kala jatuh dan tidak tahu harus memulai dari mana lagi. Namun yang jelas manusia butuh seseorang untuk mendengarkan keluh kesah sesamanya.

Teman curhat mungkin itu kosa kata yang tepat buat menggambarkan beberapa orang yang dengan sukarela siap menampung segala macam masalah baik itu masalah dari keluarga, sahabat, dari mulai hal sepele sampai besar, dari cinta sampsi patah hati.

Saya bisa dibilang teman curhat namun saya lebih banyak dikenal sebagsai "tempat sampah" dari semua masalah yang ada disekeliling orang-orang yang saya sayang. Tidak peduli saya susah atau bahkan saya pribadi mempunyai masalah entah kecil ataupun besar. Saat mereka membuang "sampah" mereka kepada saya, saya dengan senang hati menangkap dan tidak peduli apakah "tong" saya sudah penuh sesak ataupun tidak.

Jadi saya sangat bahagia saat melihat orang-orang telah lega membuang "sampah" kepada saya dan saya dengan sangat senang akan menjadi TPA bagi mereka yang membutuhkan "tong" saya saat mereka butuh.

Kebahagian bukan dari mana kita bisa membuat orang tersenyum, namun diman saat kita sedih kita dapat memberikan senyuman kepada mereka. ~rizquotation~