Sunday, July 13, 2014

Mengapa Damai Itu Butuh Darah dan Nyawa (FOR OUR BROTHER AND SISTER AT GAZA, PALESTINE)

Karunia terbesar yang berikan Tuhan Yang Maha Esa Adalah kehidupan, sebagai manusia kita sudah sepatutnya mensyukuri apa yang sudah Pencipta kita berikan. Tidak merasa rugi Tuhan akan apa yang kita lakukan di muka bumi ini, bahkan sebaliknya kita lah sebagai yang merasakan rugi dan tidaknya atas perbuatan yang kita lakukan di dunia ini.

Dan saat ini mata kita di perlihatkan akan apa yang mampu manusia lakukan, kerusakan atas nama EGOISME mampu melakukan apa yang mungkin bagi manusia yang masih mempunyai hati itu adalah KEBENGISAN atas nama EGOISME.

Mengapa damai di dunia ini butuh darah dan nyawa untuk merasakannya, bukankah Tuhan menciptakan kita dalam keadaan yang terdamai dan penuh dengan kasih sayang. Tapi yang sekarang terjadi di tanah yang bukan hak kita menguasai banyak sungai darah dan nyawa hilang ke alam akhir akibat EGOISME manusia yang merasa kuat dan conggak akan ke kuasaanya.

Hati ini merasakan perih dan sakit disaat saudara sendiri mati (SAHID), akibat EGO dan mungkin juga KETAKUTKAN akan jatuhnya sebuah kekuasaan yang merasa KUAT dan CONGGAK. Inilah jalan darah dan nyawa yang diperlukan untuk menuntut satu kata yaitu "DAMAI".

Saya sebagai manusia yang masih mempunyai hati, hanya mampu menuliskan ini

"MAU SAMPAI KAPAN DARAH DAN NYAWA DIHANCURKAN HANYA DEMI KE EGOSIAN DAN KE CONGAKKAN KAUM YANG MERASA DIRINYA HEBAT PADAHAL MEREKA SEMUA HANYA DAGING MERAH YANG AKAN LENYAP SEKEJAP MATA " 

WE CAN BE STRONG IF WE UNITY AS ONE AND THAT WE HAVE FAITH AND ALSO BELIEVE , WE CAN FREE FROM A MAN WHO SAID THEY ARE "GOD"



ALLAH SWT ALWAYS BE OUR HEART 
BE STRONG BROTHER AND SISTER
I JUST HAVE A WORD 
ALLAHU AKBAR 

Salam kedamaian dari semua saudara di seluruh penjuru bumi