Orang seperti saya yang dahulu
meminta apa pun langsung ada, menjadikan pribadi saya sangat susah untuk
mewujudkan apa yang saya inginkan saat ini. Banyak yang pelajaran dari banyak
orang yang terkadang membuat saya iri, dan membuat saya bertanya “kok mereka
bisa sih punya ini, punya itu”. Saya belum menyadari arti dari kata usaha itu
apa. Dan saat ini saya baru bisa memahami dan bukan mampu memahami. “gw pengen
deh beli ini”, tapi terkadang kita berpikir “dari mana yah gw dapet duitnya”.
Oke sekarang sedikit
hitung-hitungan. Andai kita masih berstatus pelajar atau mahasiswa berapa uang
saku yang kita dapat dalam sehari, sepuluh ribu kah?, atau lebih dari itu. Dari
nilai uang saku itu kalau memang kita berniat untuk membeli atau ingin punya
sesuatu maka berusaha untuk menyisihkan sebagian dari uang saku kita, tidak
perlu banyak setidaknya seribu atau tiga ribu dalam sehari, tidak usah di hitung
sudah berapa uang yang kita tabung, biarkan saja seberapa uang yang kita tabung
bertambah setiap harinya, jadi kita tidak akan mempunyai pikiran “sudah berapa
yah tabungan saya, sudah bisa buat beli ini itu belum yah?”, jika kita berpkiri
demikian sama saja bagi itu memaksakan hal yang mustahil menjadi tidak
mustahil.
Dan untuk pekerja dan yang
berumah tangga setidaknya dapat melakukan hal yang sama namun karena mempunyai
hasil yang lebih banyak dari pelajar ataupun mahasiswa, setidaknya sisihkanlah 5%
dari penghasilan anda untuk mewujudkan apa yang and inginkan dan bisa juga
untuk keperluan rumah tangga. Kalau kata teman saya “come on men masa iya lu g bisa sih”. So mulailah saat ini dan
singkirkan rasa ego kita untuk sesuatu yang ternyata itu cuma jadi
pemborosan.
No comments:
Post a Comment